Login

Seorang Bayi di Pakistan Lahir dengan Enam Kaki yang Tidak Lengkap

 
tempo

Jamal Raza, direktur Institut Nasional Kesehatan Anak di Karachi Pakistan berjuang untuk menyelamatkan bayi yang baru lahir dengan kondisi langka karena memiliki enam kaki yang tidak lengkap kondisinya, seperti dilasnir Tempo (17/4/2012 06:49 WIB).

Bayi laki-laki berusia seminggu ini mengalami apa yang disebut kembar parasit. Sejatinya bayi ini merupakan kembar siam, namun tidak lengkap kondisinya, katanya . Kini bayi itu berada di unit perawatan intensif sebuah rumah sakit di kota itu.

Raza menambahkan bahwa mereka berencana untuk mengoperasinya dan sedang mempertimbangkan untuk meminta bantuan ahli asing yang berpengalaman menangani kasus serupa. Kasus kembar parasit diyakini menimpa hanya satu dalam satu juta kelahiran.

Ayah bayi, Imran Shaikh, membuat permohonan untuk bantuan dari pemerintah dan badan amal. "Saya tidak mampu untuk mengunjungi Karachi dan mendapatkan perawatan bagi bayi saya," kata Shaikh yang bekerja sebagai teknisi X-ray dengan penghasilan setara USD 66 sebulan.


Kembar parasit kadang-kadang disebut sebagai kembar siam asimetris atau tidak setara. Hal ini terjadi ketika embrio kembar mulai berkembang di rahim, tetapi pasangan tidak sepenuhnya terpisah.

Satu embrio terus berkembang dengan mengorbankan yang lain (parasit) yang akan mengandalkan tubuh yang lainnya untuk suplai darah dan fungsi organ.

Dalam beberapa kasus, tubuh menyerap satu kembar yang lain selama pengembangan, dikenal sebagai fetus in fetu. Pada bulan Januari seorang anak di Peru dioperasi untuk menghilangkan parasit kembar itu dari perutnya.

Shaikh dan istrinya empat tahun tinggal di Sukkur, sekitar 280 km sebelah utara kota lokasi anaknya sedang dirawat. Istrinya dilaporkan telah pulih dan dalam keadaan baik.

Section : Entertainment & Lifestyle
Category : Ragam Entertainment & Lifestyle
Author : Administrator
Publish : 2012-04-17
View : 135 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video