Login

Warga Bahrain Protes Pasca Grand Prix Formula 1

 
media indonesia

Bentrokan antara polisi dan demonstrak kembali terjadi Bahrain, beberapa jam setelah bos Formula 1 Bernie Ecclestone mengumumkan bahwa negara teluk itu aman dan bisa menggelar Grand Prix pada pekan depan, seperti dilansir Media Indonesia (14/4/2012 12:46 WIB )

Ke-12 tim yang ambil bagian dalam Formula 1 pada tahun ini mengatakan kepada Ecclestone bahwa mereka dengan senang hati melakukan perjalanan ke Bahrain meski negara itu masih dilanda krisis politik.

"Tidak ada hal yang istimewa terjadi di Bahrain. Saya kenal mereka yang tinggal di sana dan kondisinya sangat tenang dan damai," ujar Ecclestone.

Namun, bentrokan kembali terjadi di Bahrain setelah pemakaman akticis Ahmed Ismail yang tewas tertembak dalam aksi demonstrasi pada bulan lalu.

"Tidak kepada F1, tidak kepada F1. Mereka membunuh anak saya dengan darah dingin," ujar ibunda Ismail, Makyia Ahmed yang menyebut putranya merupakan relawan dalam laga F1 di Bahrain sebelumnya.

Para demonstran melontarkan bom molotov sembari meneriakkan slogan antipemerintah sementara polisi antihuru-hara menembakkan gas air mata.

Tahun lalu, Grand Prix Bahrain dibatalkan setelah terjadi aksi kekerasan yang menewaskan 50 orang.

Section : Sports
Category : Ragam Sports
Author : Administrator
Publish : 2012-04-16
View : 178 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video