Login

Ali Larijani, Perundingan Nuklir Bakal Gagal Bila Iran Ditekan

 
islamtimes

Ali Larijani, Ketua Parlemen Iran mengatakan perundingan tentang program nuklir kontroversial Iran akan gagal jika negara-negara kekuatan dunia menggunakan "tekanan" selama negosiasi. "Jika mereka ingin terus menekan, ini tak akan menghasilkan apa pun," kata Rabu (7/3), seperti dilansir Metrotvnews (8/3/2012 00:46 WIB)

Larijani mengeluarkan pernyataan ini setelah negara-negara kekuatan dunia menyepakati dialog baru tentang nuklir Iran. Dialog sebelumnya sempat buntu selama lebih dari satu tahun.

Kemarin, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton yang mewakili negara-negara kekuatan dunia--Inggris, China, Prancis, Rusia, Amerika Serikat dan Jerman--mengumumkan akan adanya dialog baru dengan Iran.

"Kami berharap Iran akan masuk ke dalam suatu proses dialog berkelanjutan yang konstruktif yang akan memberikan kemajuan nyata dalam menyelesaikan kekhawatirkan masyarakat internasional mengenai program nuklirnya," kata Ashton.

Sementara dalam suratnya pada 14 Februari untuk Ashton, kepala negosiator nuklir Iran Saeed Jalili mengatakan, Teheran siap duduk satu meja lagi selama negara-negara kekuatan dunia menghormati hak negeri para mullah untuk memiliki energi nuklir damai.

Pada pembicaraan terakhir antara kedua belah pihak yang diadakan di Istanbul pada bulan Januari 2011, Iran menolak untuk menjawab pertanyaan mengenai program nuklirnya, hal yang oleh sumber-sumber diplomatik disebut sebagai "pra-kondisi" pencabutan sanksi.

Prospek perundingan baru muncul pada saat ketegangan meningkat antara Iran dan pesaingnya di kawasan Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan selama kunjungannya ke Washington pekan ini bahwa negaranya tidak bisa menunggu "lebih lama" agar sanksi berfungsi sepenuhnya pada Iran.

Dia mengatakan "tidak akan pernah membiarkan rakyat saya hidup dalam bayang-bayang kehancuran".

Namun Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan kesiapan Iran untuk kembali ke perundingan adalah untuk kepentingan semua pihak.

"Kami sekarang mendengar kabar-kabar tentang kembalinya mereka ke meja perundingan, ini sangat di minati semua orang, Amerika Serikat, Israel dan dunia, untuk melihat apakah ini bisa diselesaikan dengan cara damai," kata Obama.

Negara Barat dan Israel menuduh Iran berusaha membangun bom nuklir dengan kedok program nuklir sipil. Tuduhan secara konsisten ditolak Teheran dengan mengatakan program nuklir mereka untuk tujuan damai.

Section : Politik
Category : Ragam Politik
Author : Administrator
Publish : 2012-03-09
View : 254 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video