Menteri Agama Tunisia Nuruddin Al-Khadimi menyerukan kepada seluruh Salafi untuk melepas belenggu kefanatikan, memperluas wawasan dan menjauhi pengkafiran terhadap madzhab atau aliran lain, dan ini adalah factor yang menaburkan perselisihan antar anggota yang berbeda bangsa dan satu agama, Senin (5/3/2012 14:46 WIB)
Menurut kantor berita Tunisia Al-Khadimi berdialog dengan Salafi saat kunjungannya ke masjid Jami’ Hay Az-Zahwah di Jendouba Utara, dan menegaskan: “ Tunisia sangat membutuhkan contoh dialog seperti ini untuk persatuan dan keharmonisan antar hati”
Kantor berita itu mengatakan bahwa “kunjungannya ini datang setelah symposium Regional kerangka keagamaan di Nort west pada Sabtu di Jendouba Utara, beliau juga mengutarakan keputusannya untuk menyelenggarakan sesi pelatihan kontinyu bagi para pengkhotbah dalam rangka memperkaya apa yang akan disajikan dalam setiap pengajaran.
Abdol Qader Ja’far Almehdhar, divisi Suriah, Emirate, Yaman dan Tunisia. Laporan dari Al-alam Network
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.
Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.
TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.