Login

Pertemuan Obama-Netanyahu Soal Nuklir Iran Tak Hasilkan Apa-apa

 
reuters

Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Senin waktu setempat, soal mengatasi program nuklir Iran tidak menghasilkan keputusan apa-apa. Kedua negara tetap pada keputusannya masing-masing; AS dengan jalan diplomasi, Israel dengan ancaman perang, seperti dilansir vivaNews (6/3/2012 09:40 WIB)

Dalam pertemuan tertutup tersebut, sumber Gedung Putih dilansir dari Reuters, mengatakan bahwa Obama telah melakukan semua upaya untuk mencegah serangan militer Israel ke Iran. Salah satunya adalah memberikan waktu bagi sanksi dan embargo AS untuk memberikan dampak pada ambisi nuklir Iran.

Netanyahu dalam pertemuan tersebut, ujar sumber, bersikeras tidak akan mundur dari niat mereka menyerang Iran. Belum ada tanggal pasti kapan agresi militer dilakukan, tapi Netanyahu menegaskan bahwa Israel bebas menentukan takdir mereka sendiri, tanpa pengaruh negara lain.

"Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri, ini termasuk dalam tujuan utama berdirinya negara Yahudi, untuk memberikan rakyat Yahudi kemampuan memilih nasib mereka sendiri," kata Netanyahu dalam konferensi pers sebelum pertemuan.

Israel, satu-satunya negara di Timur Tengah yang diyakini punya senjata nuklir, khawatir fasilitas nuklir Iran akan semakin jauh disembunyikan di dalam tanah. Jika sudah begitu, maka bom penghancur bunker tidak akan mampu menembusnya.

Netanyahu bersikeras Israel harus menyerang secepatnya sebelum teknologi nuklir Iran semakin maju. Ini ditentang Obama yang memilih jalur diplomasi. Serangan atas Iran, menurut Obama, akan meningkatkan harga minyak dan membuat perekonomian dunia memburuk. Selain itu, perang Iran-Israel akan memicu perlombaan senjata di Timur Tengah.

Kendati kedua negara beda sikap soal Iran, namun AS menegaskan dukungannya yang solid untuk keamanan Israel. Obama kembali menegaskan sikap AS ini pada pertemuan tersebut. "Amerika Serikat akan selalu mendukung Israel jika menyangkut keamanan," ujarnya.

Netanyahu menyambut baik sikap Obama tersebut. Dia mengatakan bahwa kedua negara berhubungan sangat baik karena memiliki musuh yang sama, yaitu Iran. "Bagi mereka (Iran), kau (AS) adalah setan besar, kami (Israel) adalah setan kecil. Bagi mereka, kami adalah kamu, dan kamu adalah kami," kata Netanyahu.

Section : Politik
Category : Ragam Politik
Author : Administrator
Publish : 2012-03-06
View : 172 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video