Login

O'Sullivan, UE Kucurkan Tambahan 1 Miliar Euro Untuk Timur Tengah

 
antara

David O'Sullivan Direktur Operasi Pelayanan Eksternal Uni Eropa (UE), dalam diskusi mengenai peran Indonesia dan UE di Timur Tengah di Kementerian Luar Negeri hari ini menjelaskan UE memberi dana tambahan sebesar 1 miliar euro untuk mendukung perubahan ekonomi dan politik di Timur Tengah, seperti dilansir Beritasatu (28/2/2012 12:59)

Dana tersebut juga mendukung aktivitas UE dalam proses perdamaian di kawasan tersebut dan pembentukan negara Palestina. "Pendekatan kami berdasarkan dua prinsip utama yaitu more for more dan akuntabilitas satu sama lain. Ini berarti kemajuan yang berkelanjutan di suatu negara (Timur Tengah) meningkatkan intensitas asistensi dari UE," ujarnya

O'Sullivan mengatakan dana tersebut tidak termasuk bantuan 5,7 miliar euro yang sudah diprogramkan selama periode 2011 -  2013.  "Ini termasuk dalam tiga fokus asistensi disana yaitu uang,  mobilitas dan pasar," katanya.
 
Dia menambahkan, UE berkepentingan dalam pembangunan yang mengedepankan demokratisasi di kawasan Timur Tengah. Hal ini penting mengingat stabilitas dan kesejahteraan UE sangat terkait dengan kesuksesan di kawasan selatan Eropa tersebut.
 
"Salah satu fokus utama kami adalah memperkuat masyarakat sipil," ujar O'Sullivan.

Sebelumnya, pada Januari 2012 UE  menyetujui program baru senilai 4,8 juta euro dalam rangka reformasi politik dan ekonomi di Tunisia dan Maroko.
 
"Masih banyak yang perlu dilakukan dan kami sedang menjalin asosiasi yang lebih dekat dengan masyarakat sipil untuk dialog kebijakan dengan negara-negara mitra dan persiapan program-program kami,"  ujar O'Sullivan.

Section : Politik
Category : Ragam Politik
Author : Administrator
Publish : 2012-02-28
View : 87 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video