Login

Mansour, Takkan Akui Dewan Nasional Suriah

 
irib

Menteri Urusan Luar Negeri Lebanon Adnan Mansour takkan mengakui kelompok oposisi Suriah, Dewan Nasional Suriah, seperti dilansir Antara (27/2/2012 08:57 WIB)

Mansour mengatakan kepada TV Rusia dialog adalah satu-satunya cara mengakhiri krisis politik saat ini di Suriah.

Dalam pertemuan kelompok yang disebut "Teman-teman Suriah", yang diselenggarakan pada Jumat (24/2) di Tunisia, sebanyak 70 wakil pemerintah asing dan lembaga internasional, meskipun terpecah mengenai aksi militer terhadap Suriah, sepakat untuk memperkuat sanksi dan pengucilan terhadap pemerintah Suriah.

Kelompok tersebut juga berupaya membina hubungan yang lebih erat dengan kelompok payung oposisi, Dewan Nasional Suriah (SNC).

Menurut Mansour, Lebanon akan menghadapi masalah di berbagai tingkat, kalau saja pemerintah memutuskan untuk menerapkan sanksi terhadap tetangga terbesarnya.

Ada kemajuan oleh pemerintah Suriah untuk melakukan pembaruan, kata Mansour, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA News, di Jakarta, Senin pagi. Ia merujuk kepada langkah positif yang dilakukan oleh Damaskus dalam mencapai pluralisme politik dan mengubah undang-undang dasar.

Rakyat Suriah, Ahad, mendatangi 14.185 tempat pemungutan suara di seluruh negeri tersebut guna memberi suara dalam referendum nasional bagi rancangan undang-undang dasar baru di negeri itu, yang dikatakan para pejabat akan mengalihkan Suriah ke pluralisme politik.

Sebanyak 15 juta orang Suriah memenuhi syarat untuk memberi suara, tapi karena situasi keamanan yang tak menentu di daerah, jumlah pemilih yang sebenarnya tidak dapat diprediksi.

Rancangan undang-undang dasar tersebut, yang diusulkan oleh pemerintah Presiden Bashar al-Assad --yang dirongrong protes, pada dasarnya akan mengakhiri hampir 50 tahun kekuasaan Partai Baath dan mengantar Suriah ke era baru reformasi dan demokrasi.

Section : Politik
Category : Ragam Politik
Author : Administrator
Publish : 2012-02-27
View : 116 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video