Login

Perdagangan RI-Arab Naik Mencapai US$6,2 Miliar

 
vivaNews

Nilai perdagangan Indonesia dan Arab Saudi meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, karena banyaknya potensi bisnis kedua negara. Diharapkan, para pebisnis Indonesia dapat melihat kesempatan ini dan mulai melirik Timur Tengah, seperti dilansir vivaNews (20/2/2012 13:38 WIB)

Meningkatnya hubungan dagang itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur, di Jakarta hari ini. Dia mengatakan pada tahun 2011, nilai perdagangan Indonesia mencapai US$6,2 miliar (Rp55,8 triliun).

"Nilai ekspor Indonesia mencapai US$1,3 miliar dari sektor non migas saja. Di antaranya adalah mobil, minyak sawit, tekstil, kayu dan kimia. Dari sektor sosial budaya, sebanyak 500 mahasiswa belajar di universitas di Saudi," kata Gatot.

Dia mengatakan, saat ini KBRI di Riyadh tengah mempromosikan produksi kreatif asal Indonesia, di antaranya adalah kerajinan tangan dan berbagai oleh-oleh tanah air. Walaupun belum ada hubungan antar Kamar Dagang kedua negara, namun KBRI setiap harinya kebanjiran permintaan dan penawaran barang dari pebisnis individu.

Tugas KBRI, lanjutnya, adalah menjodohkan antara pembeli asal Saudi dengan penjual dari Indonesia. Namun, Gatot mengakui adanya kelemahan dari pengusaha Indonesia yang akan menghambat peningkatan dagang dengan Saudi.

"Pengusaha Indonesia rata-rata masih fokus ke pasar tradisional, seperti Eropa dan Jepang. Mereka belum bisa berpaling ke pasar non-tradisional, seperti Timur Tengah. Kesiapan pengusaha Indonesia ini butuh proses," kata Gatot

Section : Ekonomi
Category : Ragam Ekonomi
Author : Administrator
Publish : 2012-02-21
View : 166 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

Samir
Any information sent via email is redoecrd forever. Hotmail or your email provider will always have records of this. Anyone who asks for your information by email doesn't respect your privacy anyway. It sounds really really dodgy. I would definitely try to book somewhere else, but if it must be that hotel try give them the information via phone call still risky but a whole lot safer than sharing it online. Good luck with your trip

Fan Page
Twitter
Video