Login

Alireza Nikzad, Iran Hentikan Jual Minyak ke Inggris-Prancis

 
reuters

Alireza Nikzad, juru bicara Kementerian Perminyakan Iran dalam laman resminya menjelaskan Iran telah menghentikan penjualan minyak mentah ke Inggris dan Prancis sejak Minggu waktu setempat. Ini adalah balasan dari Iran setelah Uni Eropa menerapkan sejumlah sanksi ekonomi dan perdagangan, seperti yang telah diterapkan AS, terkait aktivitas program nuklir di negara Teluk Persia itu, seperti dilansir vivaNews (20/2/2012 08:38 WIB)

Uni Eropa bulan lalu telah menyatakan tidak akan lagi membeli minyak dari Iran mulai 1 Juli 2012. Namun, Iran justru membalas dengan mempercepat penghentian jual-beli minyak ke dua negara utama Eropa, Inggris dan Prancis.

"Ekspor minyak ke Inggris dan Prancis telah dihentikan. Kami selanjutnya menjual minyak kami ke konsumen baru," katanya

Iran, yang dikenal sebagai produsen minyak mentah terbesar kelima se-dunia, juga mengancam akan menutup Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama distribusi minyak di Timur Tengah.  

Menanggapi manuver Iran itu, Uni Eropa mengaku tidak akan kesulitan pasokan minyak. Mereka mengaku saat ini punya cadangan untuk memenuhi kebutuhan minyak selama 120 hari.

Situasi itu kian menambah ketegangan antara Iran dan negara-negara Barat. Mereka, bersama Dewan Keamanan PBB, berkali-kali menjatuhkan sanksi ekonomi dan perdagangan lantaran Iran bersikeras melanjutkan program pengolahan nuklir, karena dikhawatirkan bisa menjadi senjata pemusnah massal.

Iran sendiri berkali-kali membantah nuklir yang mereka olah akan menjadi bom atom, namun hanya untuk sumber pembangkit listrik. Iran menyatakan berhak untuk mengolah dan mengembangkan teknologi nuklir seperti sejumlah negara lain.

Section : Bisnis & Investasi
Category : Ragam Bisnis & Investasi
Author : Administrator
Publish : 2012-02-20
View : 98 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video