Login

Hamas-Fatah Capai Kesepakatan Pemilu

 
Reuters

Dua faksi Palestina, Hamas dan Fatah, setuju bahwa pemimpin Fatah, Presiden Mahmoud Abbas, akan mengepalai pemerintah sementara untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu di Tepi Barat dan Gaza, seperti dilansir BBC Indonesia (6/2/2012 21:50 WIB)

Kesepakatan ini dicapai hari Minggu (5/2) dan diumumkan hari Senin (6/2) setelah Presiden Abbas berunding dengan pemimpin Hamas, Khaled Meshaal di Doha, Qatar.

"Kami berjanji kepada rakyat untuk menerapkan perjanjian ini secepatnya," kata Abbas.

Meshaal sementara itu menambahkan, "Kami telah memberi tahu rakyat Palestina bahwa kami ingin sekali menyembuhkan luka-luka kami ... untuk menyatukan rakyat agar bisa bersama-sama lebih kuat menentang pendudukan Israel."

Jon Donnison, wartawan BBC di Ramallah, Tepi Barat, mengatakan Hamas dan Fatah telah berupaya berbulan-bulan untuk menyepakati tokoh yang akan diangkat menjadi perdana menteri.

Berdasarkan kesepakatan, Abbas -politisi Fatah berusia 76 tahun- akan menjadi presiden dan perdana menteri.

'Kecewa dengan AS'
Abbas akan membentuk pemerintah persatuan nasional baru sampai digelar pemilihan umum di Tepi Barat dan Gaza dalam beberapa bulan mendatang.

Dalam lima tahun terakhir Hamas menguasai Gaza sedangkan Fatah berkuasa di Tepi Barat.

Kesepakatan Doha adalah bagian dari upaya rekonsiliasi yang ditujukan untuk mengakhiri perbedaan sengit antara kedua kelompok dalam lima tahun terakhir.

Wartawan BBC mengatakan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kesepakatan ini menunjukkan dalamnya perbedaan antara Hamas dan Fatah.

Israel dan Amerika Serikat menyebut Hamas sebagai organisasi teroris dan sangat menentang upaya rekonsiliasi Palestina.

Namun Abbas bersedia menjalin kerja sama dengan Hamas, yang menunjukkan pemimpin Fatah tersebut kecewa dengan Washington yang dianggap tidak banyak mencapai kemajuan dalam membantu mewujudkan perdamaian di Timur Tengah dalam satu tahun terakhir.

Section : Politik
Category : Ragam Politik
Author : Administrator
Publish : 2012-02-07
View : 79 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video