Login

Steve Jobs Pernah Bertemu Ayah Kandungnya di Restoran

 

Steve Jobs, pendiri Apple Inc ternyata pernah bertemu ayah kandungnya, Abdul Fatah Jandali, seorang imigran muslim dari Suriah secara tidak sengaja di restoran tempatnya bekerja. Ini terungkap dalam buku biografinya seperti dilansir Tempointeraktif (25/10/2011 11:21 WIB)
 
Kepada Walter Isaacson, penulis biografinya, Job mengungkapkan bahwa ia berusaha mencari ibu dan ayah kandungnya dalam waktu bersamaan.
 
Namun Steve Jobs tetap merahasiakan identitasnya kepada ayah kandungnya itu. Alhasil, Jandali yang kini menjadi bos sebuah kasino di Reno, sebuah kota kecil dekat Nevada, tidak sadar bahwa ia pernah bertemu putra kandungnya itu.
 
“Saya ke resoran itu sekali atau dua kali. Saya ingat pernah bertemu dengan pemiliknya yang berasal dari Suriah. Saya jabat tangannya, ia juga begitu,” ujar Steve Jobs yang meninggal awal bulan ini karena kanker pankreas.
 
Steve Jobs akhirnya memutuskan untuk tidak menemui ayah kandungnya itu. Ia malah mengutus adiknya, Mona Simpson, untuk menemui Jandali. “Saya minta kepada dia untuk tidak mengatakan bahwa kami pernah bertemu dan jangan katakan apa-apa soal saya,” ujar Steve Jobs.
 
Kepada Mona, Jandali mengakui Steve Jobs pernah makan di restorannya yang menyediakan menu khusus Timur Tengah. Meski wajahnya terkejut, Mona berupaya merahasiakan identitas Steve Jobs. “Ya, ia seorang pemberi tip yang royal,” ujar Jandali.
 
Pria yang dijuluki oleh Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama sebagai penemu terhebat ini merupakan anak dari Abdul Fattah Jandali, seorang lelaki muslim Suriah, dan pacarnya, Joanne Schieble (perempuan Kristen Amerika keturunan Jerman). Saat Steve Jobs lahir, kedua kekasih yang tinggal di Wisconsin ini sama-sama berusia 23 tahun.
 
Jandali lahir di Horm Suriah pada 1931. Ia satu-satunya anak lelaki dari lima bersaudara. Ayahnya seorang tuan tanah. Pada umur 18 tahun, ia kuliah di Universitas Amerika di Beirut, Libanon. Ia dikenal sebagai pegiat yang mendukung Pan-Arab. Setelah lulus, ia menjadi imigran di Wisconsin, Amerika.
 
Namun hubungan Jandali dan Schieble tidak direstui orang tua masing-masing. Akhirnya, menurut Jandali dalam wawancara dengan the New York Post, Agustus 2011, secara diam-diam, Schieble membawa lari Steve Jobs dari Wisconsin ke San Francisco.
 
Di kota itulah Steve Jobs diadopsi oleh pasangan Paul Jobs dan Clara Hagopian. Mereka sudah tujuh tahun menikah dan divonis dokter tidak dapat memiliki anak. Steve Jobs adalah nama pemberian dari orang tua angkatnya. Sampai akhir hayatnya, Steve Jobs yang wafat kemarin subuh tidak pernah bertemu Jandali, ayah kandungnya.


Section : Tokoh
Category : Ragam Tokoh
Author : Administrator
Publish : 2012-01-13
View : 112 kali
Berita terkait

Kirim Komentar Anda

Nama

Komentar
Kirim Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan TIMUR-TENGAH.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. TIMUR-TENGAH.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

TIMUR-TENGAH.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Fan Page
Twitter
Video